Pencegahan Penyakit TBC Paru

Pencegahan Penyakit TBC ParuPenyakit batuk tidak seharusnya dibiarkan dan jangan dianggap remeh. Agar tidak makin parah dan menular pada orang lain, TBC harus segera diobati dan berhenti merokok secara total. Hindari meminum susu sapi yang belum dimasak. Konsumsilah makanan yang bergizi untuk menigkatkan daya tahan tubuh. Lakukan pemeriksaan lebih intensif dan pengobatan secara tuntas, tidak berhenti di tengah jalan. Apabila pengobatannya tidak dilakukan sampai tuntas, maka penyakit ini bisa kambuh lagi, dan mungkin dapat menyebabkan kuman menjadi resisten atau kebal terhadap obat. Hal ini dapat pula menyebabkan penyakit menjadi lebih parah karena telah meyebar ke daerah lain di luar paru-paru. Namun anda tidak perlu khawatir karena penyakit ini bisa disembuhkan. Makin dini pengobatan dilakukan, tigkat kerusakan yang parah bisa dihindarkan.

Pencegahan Penyakit TBC Paru

Pencegahan Penyakit TBC Paru

Penyakit TBC

Biasanya jika pengobatan dilakukan secara rutin, penderita TBC bisa sembuh dalam waktu 6-9 bulan. Bagi yang memiliki bayi, hendaknya lakukan imunisasi dengan vaksin BCG, dan jika perlu berikan lagi ketika sang anak berusia 12 atau 16 bulan. Anak dapat dengan mudah tertular TBC dari orang dewasa yang berada di sekitarnya . Penularan bisa melalui udara, misalnya saat batuk atau bersin, maka kuman TBC akan menyembur ke udara melalui percikan-percikan ludah.

Percikan yang mengandung kuman tersebut dapat bertahan di udara sampai beberapa jam dan kemudian terhirup oleh orang lain. Apabila sistem pertahanan tubuh orang yang menghirup tersebut tidak baik, atau jumlah kuman yang terhirup cukup banyak untuk menibulkan infeksi, maka orang tersebut dapat tertular. Oleh karena itu, penderita TBC dianjurkan untuk berobat sampai dinyatakan sembuh oleh dokter. Dengan cara itu ia dapat membantu mencegah penularan terhadap orang lain. Selain berobat, periksakan juga istri dan anak-anak anda untuk memastikan apakah mereka ikut tertular atau tidak.

Pencegahan Penyakit TBC

Upaya Pencegahan Penyakit TBC Paru  mengurangi kemungkinan penularan dirumah anda dapat dilakukan dengan memasang ventilasi udara yang baik untuk pertukaran udara dan agar percikan ludah yang mengandun kuman tidak terkonsentrasi.

  • Pencegahan Penyakit TBC Paru dengan membuka jendela atau pintu pada pagi hari agar cahaya matahari yang masuk ke rumah anda memadai karena kuman TBCakan mati bila terkenca cahaya matahari. Jagalah kebersihan dan jangan meludah disembarang tempat. Tingkatkan daya tahan tubuh dengan asupan gizi yang baik.
  • Penyakit TBC yang terjadi pada anak disaat anak mengalami infeksi bakteri tuberkulosis, itu berarti bahwa anak tertular bakteri ini dari orang dewasa yang mempunyai infeksi TB yang aktif. Dan pada kebanyakan orang yang mengalami infeksi ini biasanya mereka tidak sadar bahwa dirinya sudah terinfeksi karena pada gejala awal biasanya mereka tidak akan merasakan sakit. Pada orang yang mengalami infeksi TB saja tidak menularkan penyak ini ke orang lain dan biasanya tidak membahayakan orang lain. Dan untuk mendeteksi penyakit ini hanya bisa melakukannya lewat tes kulit TB. Dan pemberian suntikan kecil biasanya akan dimasukkan pada bagian lengan untuk menegetahui adanya bakteri di dalam tubuh. Orang yang sudah mengalami infeksi biasanya akan mengalami pembengkakan pada sekitar bekas suntikan yang diberikan tadi. Dan hasil yang pasti biasanya baru akan terlihat dalam waktu 1-2 hari setelahnya.

Resiko penyakit TBC Pada anak-anak memang lebih besar. Aktivitas mereka yang aktif biasanya sering membuat anak-anak tidak bisa memelihara dan menjaga kesehatan tubuhnya sendiri. Yang harus dilakukan adalah pencegahan penyakit tbc paru yang dilakukan pada orang tua untuk memantau semua kegiatan mereka dan juga memantau kesehatan anaknya sehingga mereka mempunyai sistem daya tahan tubuh yang kuat dan bisa menangkan berbagai penyakit yang berusaha masuk ke dalam tubuhnya. Paling tidak hal ini akan membuat mereka bisa lebih cukup kuat dalam bertahan dari serangan berbagai penyakit.

Pencegahan penyakit tbc paru yang dilakukan pada orang tua terhadap anak adalah dengan memberikan nutrisi serta asupan gizi yang sangat penting untuk anak. Penyakit tbc bisa dicegah dan bisa juga disembuhkan. Bakteri dari tuberkulosis yang aktif biasanya akan menyerang sistem pernapasan yakni adalah paru-paru. Itu mengapa orang yang mengalami infeksi bakteri aktif pada penyakit TBC akan menularkan bakteri ini lewat udara. Orang yang berbagi udara 1 tempat dengan orang yang berdekatan dengannya mempunyai resiko untuk terjangkit penyakit infeksi TBC. Orang tua harsunya sudah memahami akan bahaya dari penyakit TBC yang terjadi pada anak dengan cara menambah pengetahuan dan pemahaman penyakit TBC.

Jika sudah terlanjur mengalami penyakit TBC, maka pengobatan harus dilakukan dengan teratur. Obat tbc yang diberikan harus diminum secara teratur, setiap hari dan pengobatan ini biasanya berlangsung antara 3-9 bulan. Dosis pemberian obat harus disesuaikan dengan berat badan tubuh. Penghentian pengobatan dilakukan jika setelah 6 bulan menghasilkan suatu evaluasi yang baik, misalnya adalah batuk yang mulai menghilang, klinis makin membaik, anak lebih aktif lagi, peningkatan berat badan, foto thorax menjadi membaik, dan juga penurunan LED. Dan jika setelah lebi dari 6 bulan tidak ada suatu perbaikan maka kemungkinan akibat dari kepatuhan minum obat tbc yang kurang dan karena MDR atau Multi Drug Resisten, serta akibat diagnosis yang bukan karena TBC.

Pencegahan Penyakit TBC Paru


=====================================

>>> Obat TBC - Minyak Sari Buah Merah Mengobati Penyakit TBC, Gejala TBC dan Membantu Memperkuat Sistem Imun Tubuh Dari Serangan Penyakit, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Penyakit TBC and tagged , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>