Gejala dan Pengobatan TBC Usus

Gejala dan Pengobatan TBC Usus – Penyakit TBC Usus ini menimbulkan gejala berupa perut terasa kembung, muntah dan mencret disertai rasa sakit di perut. Akibat yang lebih berat lagi adalah adanya sumbatan usus atau pembesaran di bagian usus tertentu dan teraba sebagai tumor di perut bagian kanan bawah. Pada TBC usus sering pula usus tidak ditemukan sama sekali diagnosa penyakitnya.

Gejala dan Pengobatan TBC Usus

Gejala dan Pengobatan TBC Usus

Penyakit TBC Usus

Karena itulah diperlukan pemeriksaan yang lebih khusus dengan mengambil jaringan berkelainan di usus, lewat alat yang dimasukkan melalui usus. Pemeriksaan dapat pula dilakukan dengan alat USG atau CT scan. Dengan menemukan kuman yang dikembangbiakan dapat diketahui denga pasti diagnosis penyakitnya.

Namun adakalanya sulit menemukan kuman dari jaringan yang diambil itu. Untuk itu dilakukan pemeriksaan dengan sinar X, disertai dengan pemeriksaan lainnya. Penyakit TBC usus dapat pula menimbulkan rasa nyeri yang ditimbulkan menyerupai radang usus buntu. Meskipun nampaknya seperti usus buntu tidak harus cepat-cepat diangkat sebab memerlukan pemeriksaan yang lebih teliti.

Gejala dan Pengobatan TBC Usus

Gejala dan Pengobatan TBC Usus kadang-kadang tidak memberikan Gejala dan Pengobatan TBC Usus yang jelas, mungkin usaha pemeriksaan paru-paru dan dahak tidak memberikan tanda apa-apa. Foto rontgen biasanya juga tidak memberikan acuan yang jelas bahwa itu penyakit TBC. Hasil pemeriksaan dahak penderita juga tidak menunjukkan adnaya kuman TBC. Namun, pada obervasi selanjutnya penderita masih menunjukkan rasa sakit pada perut bagian bawah dan tidak jarang berat badannya agak menurun, meskipun tidak sehebat penurunan berat badan pada penderita penyakit kanker usus.

Untuk memastikan kelainan apa yang sedang menjangkiti penderita, dapat saja seorang dokter ahli penyakit rongga perut dan mencari sebab rasa sakit tersebut. Ternyata ditemukan adanya kelainan oleh TBC pada jaringan di sekitar usus, sehingga diputuskan untuk tidak melanjutka operasi dan menutup perutnya kembali.

Pengobatan TBC Usus

Penyakit TBC usus bisa dilakukan untuk diberantas dengan menggunakan pengobatan obat anti TBC. Obat itu diberikan baik kepada penderita yang telah ditemukan ada kuman penyakitnya atau yang tidak atau belum ditemukan adanya kuman TBC pada ususnya. Dengan pemberian obat itu biasanya kesehatan penderita akab cepat membaik.

Pemakaian obat-obatan TBC seperti yang dipakai untuk penyakt TBC paru-paru dapat pula digunakan untuk penyakit TBC usus ini. Pengobatan penyakit TBC usus memerlukan waktu yang cukup lama, hingga penderita diminta bersabar selama masa pengobatan itu. Pengobatan untuk tuberkulosis atau TBC yang paling tepat adalah dengan obat-obatan anti TBC. Pemberian obat-obatan ini akab berlangsung cukup lama sampai penderita dianggap sembuh. Obat-obatan yang dapat diberikan berupa obat yang diminum atau yang disuntikkan. Untuk jangka lama tentu lebih mengenakkan pemberian obat telan, umumnya dengan obat-obatan ini, kesehatan yang bersangkutan pulih kembali.

Diagnosis yang dilakukan pada gejala dan pengobatan tbc usus adalah dengan diagnosis perinotitis yang biasanya menjadi agak sulit untuk ditegakkan dibandingkan dengan tbc atau tuberkulosis paru. Dan disamping pemeriksaan klinis yang dilakukan, biasanya juga akan diperlukan pemeriksaan laboratorium, pemeriksaan ulsanografi, dan CT scan abdomen, bahkan juga kemungkinan untuk melakukan pemeriksaan laparoskopi. Oleh karena itulah, memang diagnosis yang ditegakkan biasanya akan terjadi lebih lambat. Namun terapi peritonitis tuberkulosa yang prinsipnya mirip dengan tuberkulosis paru. Hasil dari pengobatan yang dilakukan juga baik namun tetap membutuhkan suatu kepatuhan dalam minum obat. Dan setelah dua minggu mengonsumsi obat, biasnaya gejala penyakit tbc usus akan menurun, nafsu makan akan berubah lebih baik dan pasien akan merasa tubuhnya menjadi lebih sehat. Berat badan biasanya juga akan mengalami peningkatan. Walaupun Anda sudah merasa sehat, namun sebaiknya jangan sampai obat tuberkulosis ini dihentikan konsumsinya. Melakukan konsultasi dengan dokter dan juga memahami jenis obat-obatan yang Anda gunakan serta berapa lama obat tadi bisa digunakan.

Obat tuberkulosis saat ini umumnya tidak menimbulkan efek samping. Namun jika Anda mengalami efek samping, biasanya hal yang muncul adalah sifatnya ringan. Karena itulah sebaiknya Anda jangan sampai berhenti mengonsumsi obat dengan sendiri jika Anda mengalami efek samping, cobalah untuk melakukan konsultasi ke dokter untuk bisa diberikan obat peggantinya dan juga obat yang sama yang akan tetap diberikan walaupun dengan pemberian dosis yang bertahap.

Cara Mencegah TBC Usus

Cara mencegah terjadinya penyakit tbc usus adalah dengan memperbaiki lingkungan serta juga keadaan kesehatan dari penduduk. Dan salah satu usaha yang paling penting adalah bagaimana menemukan penderita tuberkulosis paru sehingga tidak menjadi sumber penularan lainnya.

Karena salah satu proses penularan TBC adalah lewat butiran ludah. Dan biasanya pada penderita TBC usus, setelah kuman pada tuberkulosa di udara masuk ke dalam paru, kemudian kuman tadi akan mengalami penyebaran keluar paru. Namun terdapat beberapa hal yang bisa mempengaruhi penularan terjadi dengan cepat yakni adalah lingkungan udara yang sangat pengap, dan adanya suatu sumber penularan dalam bentuk penderita tuberkulosis paru yang tidak segera diobati atau juga diobati namun tidak diobati dengan tuntas, serta orang sekitar yang sistem kekebalan tubuhnya sangat rendah yang diakibatkan karena kurang gizi. Karena itulah tuberkulosis biasanya lebih banyak terjadi pada pemukiman yang padat, kumuh dan juga dengan penduduk yang mempunyai sistem kekebalan tubuh yang sangat rendah.

Gejala dan Pengobatan TBC Usus


=====================================

>>> Obat TBC - Minyak Sari Buah Merah Mengobati Penyakit TBC, Gejala TBC dan Membantu Memperkuat Sistem Imun Tubuh Dari Serangan Penyakit, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Penyakit TBC and tagged , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>